Surah Al Ahzab, Ayat 1

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Wahai Nabi! Tetaplah bertakwa kepada Allah dan janganlah engkau patuhi kehendak orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana.

Surah Al Ahzab, Ayat 4

(Diperintahkan dengan yang demikian kerana) Allah tidak sekali-kali menjadikan seseorang mempunyai dua hati dalam rongga dadanya dan Dia tidak menjadikan isteri-isteri yang kamu “zihar” kan itu sebagai ibu kamu dan Dia juga tidak menjadikan anak-anak angkat kamu, sebagai anak kamu sendiri. (Segala yang kamu dakwakan mengenai perkara-perkara) yang tersebut itu hanyalah perkataan kamu dengan mulut kamu sahaja dan (ingatlah) Allah menerangkan yang benar dan Dialah jua yang memimpin ke jalan yang betul.

Surah Al Ahzab, Ayat 5

Panggillah anak-anak angkat itu dengan ber”bin”kan kepada bapa-bapa mereka sendiri; cara itulah yang lebih adil di sisi Allah. Dalam pada itu, jika kamu tidak mengetahui bapa-bapa mereka, maka panggillah mereka sebagai saudara-saudara kamu yang seagama dan sebagai “maula-maula” kamu dan kamu pula tidak dikira berdosa dalam perkara yang kamu tersilap melakukannya, tetapi (yang dikira berdosa itu ialah perbuatan) yang disengajakan oleh hati kamu melakukannya dan (ingatlah) Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.

Surah Al Ahzab, Ayat 6

Nabi itu lebih menolong dan lebih menjaga kebaikan orang-orang yang beriman daripada diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah menjadi ibu mereka. Dan orang-orang yang mempunyai pertalian kerabat, setengahnya lebih berhak (mewarisi) akan setengahnya yang lain menurut (hukum) Kitab Allah daripada orang-orang yang beriman dan orang-orang Muhajirin (yang bukan kerabatnya), kecuali kalau kamu hendak berbuat baik kepada sahabat-sahabat karib kamu. Hukum yang demikian itu adalah tertulis dalam Kitab Allah.

Surah Al Ahzab, Ayat 7

(Teruslah bertakwa kepada Kami) dan (ingatlah) ketika Kami mengambil dari Nabi-nabi (umumnya): Perjanjian setia mereka dan (khasnya) dari engkau sendiri (wahai Muhammad) dan dari Nabi Nuh dan Nabi Ibrahim dan Nabi Musa serta Nabi Isa Ibni Mariam dan Kami telah mengambil dari mereka: Perjanjian setia yang teguh (bagi menyempurnakan apa yang ditugaskan kepada mereka).